CARI YANG DIBUTUHKAN - SEARCH ENGINE

Showing posts with label asuransi kematian berjangka (term insurance). Show all posts
Showing posts with label asuransi kematian berjangka (term insurance). Show all posts

Friday, March 29, 2013

Insurance Risk in Risk Management

Insurance risk is the potential failure of insurance companies to meet obligations to policyholders as a result of the inadequacy of the selection process of risk (underwriting), the determination of premiums (pricing), the use of reinsurance and / or handling of claims.From some of the references in determining insurance risk. Insurance companies divide the types of risks covered by life insurance companies consisting of mortality, morbidita, and longevita.
 
a. Mortality risk.Payment of benefits of the product to bear the risk of mortality based on the death of the insured. Mortality rate is relatively stable over time, thus reducing the financial risk for the company. Mortality risk generally have low default risk.
 
b. Risk Morbidita.Payment of benefits of the product to bear the risk morbidita done as a result of disability, pain and or suffering from critical illness (such as cancer and heart disease). Morbidita risk tends to be more variable over time than the risk of mortality. In addition, the benefits pembayaraan morbidita depends on a clear definition of the onset time of the incident morbidita. Thus the risk of congenital morbidita have a higher risk than the risk of mortality.

 
c. Risk Longevita.Products that bear the risk longevita provide payment of benefits in the form of a lifetime annuity. Products that provide a lifetime annuity benefits had the highest risk of default.


Furthermore, in assessing the insurance risk is also considered the type of product to be marketed which traditional insurance products.Traditional insurance, death insurance include term (term insurance), endowment insurance (endowment), dual-purpose combination (endowment combine) and life insurance (whole life). Traditional insurance generally has a high risk of default is higher because:Level premium term insurance product remains during the coverage period in accordance with the age of the insured at the time of entry coverage, regardless of claims experience.
 
Product life insurance, endowment and endowment combination has a combination package of risk insurance and savings and promising payment of benefits at the time of redemption and maturity. The dominant form of risk management assets and liabilities (asset and liability management).

Risiko Asuransi dalam Manajemen Risiko


Risiko asuransi adalah potensi kegagalan perusahaan asuransi jiwa memenuhi kewajiban kepada pemegang polis sebagai akibat dari ketidakcukupan proses seleksi risiko (underwriting), penetapan premi (pricing), penggunaan reasuransi dan/atau penanganan klaim. 

Dari beberapa referensi dalam menentukan risiko asuransi. Perusahaan Asuransi membagi jenis risiko yang ditanggung perusahaan asuransi jiwa yang terdiri dari mortalita, morbidita, dan longevita.

a.     Risiko Mortalita. 
Pembayaran manfaat produk menanggung risiko mortalita didasarkan pada meninggalnya tertanggung. Tingkat mortalita relatif stabil dari waktu ke waktu, sehingga dapat mengurangi risiko keuangan bagi perusahaan. Risiko mortalita umumnya memiliki risiko bawaan yang rendah.

b.     Risiko Morbidita. 
Pembayaran manfaat dari produk yang menanggung risiko morbidita dilakukan sebagai akibat dari ketidakmampuan, sakit dan atau menderita penyakit kritis tertentu (misalnya kanker dan jantung). Risiko morbidita cenderung lebih bervariasi dari waktu ke waktu dibandingkan dengan risiko mortalita. Selain itu, pembayaraan manfaat morbidita sangat tergantung pada definisi yang jelas mengenai waktu timbulnya kejadian morbidita. Dengan demikian risiko morbidita memiliki risiko bawaan yang lebih tinggi daripada risiko mortalita.

c.     Risiko Longevita. 
Produk yang menanggung risiko longevita memberikan pembayaran manfaat seumur hidup dalam bentuk anuitas. Produk yang memberikan manfaat anuitas seumur hidup memiliki risiko bawaan yang paling tinggi.

Selanjutnya dalam menilai risiko asuransi juga dipertimbangkan mengenai jenis produk yang akan dipasarkan yaitu produk asuransi tradisional. 

Asuransi tradisional, antara lain meliputi asuransi kematian berjangka (term insurance), asuransi dwiguna (endowment), dwiguna kombinasi (endowment combine) dan asuransi seumur hidup (whole life). Asuransi tradisional umumnya memiliki tingkat risiko bawaan yang lebih tinggi karena:
·  
    Tingkat premi produk term insurance tetap selama masa pertanggungan sesuai dengan usia tertanggung pada saat masuk pertanggungan, tanpa memperhatikan pengalaman klaim.

   Produk asuransi seumur hidup, dwiguna dan dwiguna kombinasi memiliki paket kombinasi risiko asuransi dan tabungan dan menjanjikan pembayaran manfaat pada saat penebusan dan saat jatuh tempo. Risiko yang dominan berupa manajemen asset dan kewajiban (asset and liability management).