CARI YANG DIBUTUHKAN - SEARCH ENGINE

Showing posts with label meningkatkan kinerja. Show all posts
Showing posts with label meningkatkan kinerja. Show all posts

Wednesday, March 6, 2013

TIPS #003



10 KIAT MENJADI ORANG KREATIF

1. Love Many Things

Kemampuan kita untuk selalu terbuka terhadap berbagai hal atau dengan istilah lainnya “Open Your Eyes” akan memberikan energi yang luar biasa untuk mampu mencintai segala sesuatu, termasuk mencintai apa yang kita kerjakan (profesi kita, bsinis kita). Mencintai adalah istilah lain dari “memberi” dan memberi adalah kewajiban sebagai makhluk Allah SWT. “tangan diatas lebih baik daripada tangan dibawah “ (al hadist) dan juga menjadi motto dari komunitas tangan di atas.

Dan mencintai itu harus kita lakukan dengan penuh ketulusan. Kalau kita dengan tulus melakukan pekerjaan, maka tidak akan ada beban sedikitpun yang mengganjal terhadap apapun yang ”ingin” kita lakukan.

“I never, ever thought of myself as a businessman. I was interested in creating things I would be proud of.”
(Richard Branson)

2. Believe in Your Self

Kemampuan untuk mengenali apa yang menjadi keistimewaan kita merupakan hal terpenting dalam hidup kita. Karena itu merupakan anugerah Allah yang sangat besar sehingga kita harus mengoptimalkannya dengan baik.

”mempercayai kemampuan kreatifitas anda adalah separo dari sukses itu sendiri”

Berikutnya, kita harus memiliki “gaya” yang merupakan cirri khas diri kita, dan ini bisa menandakan sejauh mana kita kreatif. Misalnya, kita mengenal Bob Sadino (pengusaha yang memiliki gaya dengan celana pendeknya), dll.

3. Dream
Untuk bisa kreatif, kita harus bisa ber”mimpi” besar untuk menggapai sesuatu. Hidup kita tidak akan bergairah kalau kita tidak memiliki impian dan target.

Pak Anang, dulunya hanyalah lulusan SMA kemudian bekerja sebagai art director di SCTV. Suatu saat beliau memiliki impian memiliki corporate yang bergerak dibidang desain. Ketemulah beliau dengan Pak Tanadi Santoso yang saat itu sudah menjadi pengusaha. Dan akhirnya mendirikan perusahaan SAMdesign. Di awal berdirinya mengalami cobaan yang berliku karena saat itu perusahaan desain bersaing dengan tukang sablon, tukang cetak, dll. Sampai pada akhirnya mampu melakukan positioning sebagai perusahaan desain yang cukup besar dan sekarang sudah ada cabang di Jakarta, dan omsetnya jangan ditanya…wow…

To make a great dream come true, You must first have a great dream.

4. Push to the limit

Punyailah keinginan yang kuat.
“kerja keras tanpa kreatifitas adalah memalukan, tetapi kreatifitas tanpa kerja keras adalah tragedy”

LUCK = PREPARATION meeting OPPORTUNITY!

5. Belajar

Look through the eyes of a child.
The art of “Listening” has been mostly forgotten.
God creates human with two ears and only one mouth for a good reason.

Belajar bisa dilakukan dengan :
Tanya pada yang Ahli, Membaca, Jalan-Jalan, Nonton Bioskop, Ikuti Seminar, dll

Sebagai seorang muslim kita sering mengenal ungkapan-ungkapan seperti :
”belajarlah sampai ke negeri CHINA”
”belajar dari sejak buaian ibu sampai ke liang lahat”
”untuk meraih kebahagaiaan di dunia capailah dengan ilmu, untuk meraih kebahagiaan di akhirat capailah dengan ilmu dan untuk meraih kedua-duanya capailah dengan ilmu”

6. Berhubungan dengan Orang-orang Kreatif

fate chooses our relatives, we choose our friends.

“Sahabat terbaik adalah dia yang mampu mengeluarkan apa yang terbaik dari diri Anda” (Henry Ford)

7. Jadilah Master dalam Berkomunikasi


Saat ini dunia begitu sempit, apa yang terjadi di belahan bumi lain akan bisa kita ketahui sekarang juga dan dimana kita berada. Jadi, untuk menumbuhkan kreatifitas kita harus bisa memanfaatkan sarana komunikasi seperti halnya, Blogger, Friendster, Personal Website, dll. Hari gini gak punya website pribadi...? ya, ketinggalan zaman, kata mas tukul arwana ”ndeso” alias ”katrok” he..he..

8. The Journey is The Destination

Fun : Bermain mendorong anda dalam suatu pikiran yang berisi banyak elemen
yang anda butuhkan untuk kreatif, misalnya keingintahuan, imajinasi, experimentasi, fantasi, spekulasi, atau apa saja


Saya Tidak Pernah memiliki hari kerja dalam hidup saya. Semuanya merupakan kegembiraan (Thomas A. Edison)

9. Ciptakan Lingkungan Yang Menggairahkan

Lingkungan akan berpengaruh pada tingkat kreatifitas kita, maka kita perlu mencari tempat yang membuat pikiran dan energi kita bisa mengalir secara sehat.

Disamping itu juga perlu mengatur lingkungan kita agar bisa menumbuhkan kreatifitas, diantaranya :

Cahaya, sumber alam dari energi kreatif
Warna , pencipta suasana yang ajaib
Suara, musik untuk pikiran anda
Aroma, terapi untuk jiwa anda
Sentuhan, menyejukkan dan menstimulasi tubuh
Rasa, makanan untuk pikiran kreatif
Supaya diri kita terus bergairah, makanan yang kita konsumsi juga harus sehat dan bergizi. Menurut pembagian jenis makanannya ada pengaruh yang ditimbulkan akibat kita mengkonsumsinya, diantaranya :
Karbohidrat : menimbulkan rasa kantuk
Protein : dapat meningkatkan kewaspadaan
Lemak : menumpulkan kemampuan mental

10. Gabungkan Dengan Teknologi Terkini
“Teknologi adalah kata lain untuk ‘ peralatan’.
Ada masanya paku merupakan teknologi tinggi “ (Tom Clancy)

TIPS #001



Mengelola Emosi di Tempat Kerja

Barangkali gambaran sosok seperti ini cukup akrab bagi Anda: rekan kerja yang tak pernah punya kata-kata yang menyenangkan, baik itu dalam rapat intern rutin mingguan maupun dalam obrolan makan siang di kantin. Orang-orang seperti ini biasanya menyita energi pada sesi brainstorming karena komentar-komentarnya yang "nggak penting".

Kecenderungan mereka yang mudah "bete" juga mengganggu. Pendek kata, negativitas mereka bisa mengkontaminasi kehidupan kantor. Seperti ditegaskan oleh Profesor Manajemen dari Sekolah Wharton Sigal Barsade yang mempelajari pengaruh emosi-emosi di tempat kerja, emosi itu menular. "Berbagai emosi menjalar dari satu orang ke orang lain seperti virus," kata dia.

Barsade ikut dalam tim penulis paper "Why Does Affect Matter in Organizations?" Dalam studi perilaku organisasional, "affect" merupakan kata lain dari "emotion". Dan, jawaban atas pertanyaan yang tersurat dari judul paper itu: mood, emosi dan semua sikap dari karyawan memiliki pengaruh terhadap kinerja, pengambilan keputusan, kreativitas, turnover, tim kerja, negosiasi dan kepemimpinan. "Semua orang membawa emosi-emosi mereka ke tempat kerja," ujar Barsade.

"Anda membawa otak Anda ke kantor. Anda juga membawa emosi-emosi Anda ketika bekerja. Berbagai perasaan itu menggerakkan kinerja."
Dalam paper tersebut, Barsade dan timnya merinci adanya tiga tipe perasaan yang berbeda:
1.                    Discrete, alias emosi-emosi sesaat, seperti senang, marah, takut dan muak.
2.                  Mood, yakni perasaan-perasaan jangka panjang dan tidak berkaitan dengan penyebab khusus, misalnya seseorang yang periang, atau minder.
3.                  Dispositional, atau sifat-sifat personal yang melekat pada seseorang yang 'mendefinisikan' yang bersangkutan secara keseluruhan. Kita sering mendengar orang berkomentar, "Dia selalu gembira", atau, "Dia selalu berprasangka buruk."

Menurut Barsade, beberapa orang memang memiliki kontrol yang lebih baik terhadap emosinya dibandingkan yang lain. Namun, tidak berarti bahwa orang-orang di sekitarnya tidak terpengaruh oleh mood mereka. "Anda mungkin tidak menyadari bahwa Anda sedang memperlihatkan emosi Anda, tapi itu tercermin dari ekspresi wajah atau bahasa tubuh Anda. Emosi-emosi yang tidak kita sadari itu bisa mempengaruhi pemikiran dan perilaku kita," ujar dia.

Kepada para manajer Barsade menyarankan agar menstrasfer emosi yang positif, misalnya dengan mengatakan, "Aku tahu kau khawatir. Segala sesuatunya tidak tampak baik, tapi kau tahu kita punya cara untuk mengatasinya dan kita bisa menyelesaikannya bersama-sama."

Karyawan akan mengapresiasi kejujuran seperti itu dan bisa mendapatkan rasa nyaman untuk bersikap optimis.